Ajoe's Blog

Sketch of a simple twenty-something woman-wannabe.

Thursday, November 24, 2005

Irony...

thank you so much dear,
you just open my eyes
that i don't deserve you
and that you aren't good enough for me

there's always something better out there
that i can look forward to
without having to sacrifice my heart
no, i am too valuable for that

i never regret all the time and energy
i used to admire and hoping for you
all the tears and heartaches
behind my smiles and laughters

i never mind that you ever stop by in my heart
it was part of my past
and i am happy to know you then
as i am happy to know you now

thank you so much dear,
i wish you luck with your future
and i hope both of us can lead our own ways
in whatever way pleases us

Friday, November 18, 2005

Guardian angel...

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Ia bertanya kepada Tuhan, "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana?"
Tuhanpun menjawab, "Diantara semua malaikat-Ku, Aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawat dan mengasihimu."
Si kecil bertanya lagi, "Tapi disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia."
Tuhanpun menjawab, "Tak apa, malaikatmu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia."
Namun si kecil bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?"
Tuhan menjawab, "Malaikatmu itu akan membisikkan kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu bicara dengan bahasa manusia."
Si kecil bertanya lagi, "Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?"
Tuhan kembali menjawab, "Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa."
Lagi-lagi si kecil menyelidik, "Tapi aku dengar, disana ada banyak sekali orang jahat. Siapa nanti yang akan melindungiku?"
Tuhanpun menjawab, "Tenanglah, malaikatmu akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu."
Namun si kecil kini malah sedih, "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi."
Tuhan menjawab lagi, "Malaikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku. Dan dia akan mendidikmu agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu ada disisimu."
Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang.... Tolong, sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku..."
Tuhan menjawab, "Nama malaikatmu tak begitu penting, tapi kamu akan memanggilnya dengan sebutan 'Ibu'..."
*I love you mom*